Berita

Kaji Banding Puskesmas Jayengan Ke Puskesmas Purwosari

Surakarta, 17 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan tata kelola Puskesmas yang berkelanjutan, Puskesmas Jayengan melaksanakan kegiatan Kaji Banding ke Puskesmas Purwosari pada Kamis, 17 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bersama untuk berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer.

Kaji banding ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan tim Puskesmas Jayengan, yang disambut dengan hangat oleh Kepala Puskesmas Purwosari beserta seluruh staf. Suasana diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif, dengan fokus pada beberapa tema strategis yang relevan dengan penguatan layanan Puskesmas.

1. Pemanfaatan Antrian Online MJKN (Mobile Jaminan Kesehatan Nasional)

Salah satu topik utama yang dibahas adalah optimalisasi Antrian Online MJKN. Puskesmas Purwosari memaparkan strategi pemanfaatan aplikasi MJKN untuk meningkatkan efisiensi alur pelayanan, mengurangi waktu tunggu pasien, serta meningkatkan kepuasan masyarakat. Puskesmas Jayengan memperoleh gambaran teknis dan strategi sosialisasi agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan digital tersebut.

2. Strategi dan Inovasi dalam Pengelolaan Stunting

Dalam diskusi pengelolaan stunting, Puskesmas Purwosari berbagi pengalaman terkait inovasi intervensi spesifik dan sensitif, mulai dari pemantauan balita, kolaborasi lintas sektor, hingga peran aktif kader kesehatan. Praktik baik ini menjadi referensi penting bagi Puskesmas Jayengan dalam memperkuat program percepatan penurunan stunting di wilayah kerjanya.

3. Penguatan Promosi Kesehatan (Promkes)

Penguatan Promosi Kesehatan (Promkes) juga menjadi perhatian utama. Diskusi mencakup metode promosi yang kreatif dan efektif, pemanfaatan media sosial, serta pendekatan langsung kepada masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

4. Implementasi Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) BPJS

Pada tema Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) BPJS, Puskesmas Purwosari memaparkan mekanisme pelaksanaan, indikator penilaian, serta strategi pencapaian target kinerja. Informasi ini diharapkan dapat membantu Puskesmas Jayengan dalam mengoptimalkan capaian indikator KBK sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

5. Pelaksanaan Skrining Kesehatan BPJS

Pembahasan terakhir berfokus pada pelaksanaan skrining kesehatan BPJS, termasuk alur pelayanan, pencatatan, dan tindak lanjut hasil skrining. Diskusi ini memberikan wawasan penting mengenai integrasi skrining kesehatan dalam pelayanan rutin guna mendukung deteksi dini penyakit dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Harapan dan Tindak Lanjut

Melalui kegiatan kaji banding ini, Puskesmas Jayengan berharap dapat mengadopsi dan mengembangkan berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh Puskesmas Purwosari. Hasil kaji banding akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Jayengan.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Puskesmas Jayengan untuk terus belajar, berinovasi, dan berkolaborasi demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Berita Lainnya